Sarana Informasi Bidang Informatika.

Pengertian Algoritma Dan Struktur Data


Piranti lunak diperkembang jadi satu product yang memerhatikan efisiensi serta dampaktifitas, karna piranti lunak diperlukan jadi satu diantara bentuk tehnologi yang diinginkan bisa memudahkan aktivitas manusia dengan berbasiskan otomasi. Algoritma dipakai jadi satu pendekatan agar bisa membuat serta mengelola instruksi dengan efektif. Stuktur data dipakai untuk mengelola data dengan efisien. berikut ini juga akan kami terangkan lebih detil mengenai Algoritma serta Susunan data.



Pengertian Algoritma 
Algoritma yaitu posisi langkah untuk merampungkan problem dengan systematis serta logis. Algoritma tawarkan satu cara dalam merampungkan satu persoalan. Algoritma disimpulkan jadi posisi langkah dalam merampungkan problem dengan systematis serta logis. Pendekatan dengan systematis serta logis itu, jadikan sistem penyelesaian problem terbangun kebenarannya karna algoritma sebaiknya benar supaya bisa hasilkan keluaran/jalan keluar yang benar juga. Penyelesaian problem (masalah solving) yaitu aktivitas paling utama yang dikerjakan dalam menyelesaiakan suatu hal. Mengenai beberapa langkah Masalah Solving yaitu seperti berikut :

  • Mengidentifikasi problem 
  • Desain 
  • Algoritma 
  • Pembuatan program 
  • Pengujian 
  • Pemeliharaan 

Algoritma umum ditulis berbentuk pseudo code. Cermati contoh di bawah ini :
Cari luas persegi panjang bila di ketahui x jadi nilai panjang serta y jadi nilai lebar.
panjang ← masukan x jadi nilai panjang
lebar ← masukan y jadi nilai lebar
luas ← panjang * lebar
Catat luas
Tetapkan bilangan input tersebut jadi bilangan postif, negatif atau 0.
Bilangan ← bilangan yang juga akan diuji
If bilangan 0 then catat “Bilangan Positif”
If bilangan 0 then catat “ Bilangan Negatif”
Catat “Nol”
Tunjukkan tulisan “Selamat Belajar” sejumlah 10 kali
x ← masukan nilai perulangan
i ← 1
Bila i = x, catat “Selamat Belajar”
Flowchart yaitu visualisasi posisi langkah dengan systematis serta logis berbentuk bebrapa lambang yang spesifik.

Susunan / Struktur Data 

Susunan data yaitu satu pengelolaan data hingga data bisa dipakai dengan lebih efektif serta efisien. Dalam bhs pemrograman, susunan data sering ditampakkan secaa fisik berbentuk tabel (umumnya pada bhs pemrograman/pengelolaan database berbasiskan visual), namun pada sebagian bhs pemrograman yg tidak berbasiskan visual, strutkur data lebih berbentuk pengelolaan data dengan sebagian ketentuan spesifik. Sebagian rencana pengelolaan data simpel yaitu seperti berikut :

1. Array 
Array yaitu himpunan data bertipe sama serta memakai nama yang sama juga. Pada satu variabel dengan variabel beda didalam array dibedakan berdasar pada “subscript”. Subscript berbentuk bilangan didalam kurung siku.... Lewat subscript berikut semasing elemen bisa dibuka.

2. Array Berdimensi Satu 
Array berdimensi nya ialah beberapa kumpulan data/elemen yang disimpan dengan berurutan dalam satu tempat/subscript yang terdiri atas 1 (satu) unsur. Beberapa data suhu disimpan dalam nama suhu terbagi dalam Suhu 1 = 25°, Suhu 2 = 23, 5°, Suhu 3 = 21°, Suhu 4 = 26° serta Suhu 5 = 35° Pendefinisian array mencakup nama array, type elemen array serta jumlah elemen array.
Contoh :
Float nilai_mhs 12 ;
Info :
1. type array : float (bilangan pecah)
2. nama array : nilai_mhs
3. jumlah elemen array : 12 data, yakni nilai_mhs1, nilai_mhs2, …., nilai_mhs12.
Nilai elemen array bisa dimasukkan lewat keyboard atau dimasukkan waktu didefinisikan pada program.

3. Array Berdimensi Dua 
Array berdimensi nya ialah beberapa kumpulan data/elemen yang disimpan dengan berurutan dalam satu tempat/subscript yang terdiri atas 2 (dua) unsur, yakni baris serta kolom. Array berdimensi dua bermakna meiliki dua dimensi data.

4. Array Jadi Alasan Peranan 
Array dapat juga berkedudukan sebagi parameter didalam peranan.

5. Peranan 
Peranan yaitu sisi program yang diisi beberapa pernyataan spesifik yang bisa di panggil berkali-kali. Maksud pembuatan peranan yaitu :

  1. Mempermudah dalam meningkatkan program 
  2. Menghemat ukuran program 

Banyak hal yang perlu di perhatikan dalam pembuatan peranan yaitu :

  1. Peranan terima input yang dimaksud alasan atau parameter. 
  2.  Input diolah oleh peranan serta memberi hasil akhir yang dimaksud nilai balik (return value). 
  3. Supaya peranan bisa di panggil, peranan mesti dideklarasikan. 

6. Prototipe
Deklarasi peranan dimaksud prototype peranan yang berbentuk :

  • nama peranan 
  • type nilai balik peranan 
  • jumlah serta type alasant 
  • dan disudahi dengan titik koma (;). 

Contoh :
long kuadrat (long l)
di mana menyebutkan kuadrat () yaitu nama peranan, long yaitu type alasant, long (ke-2) tunjukkan nilai balik yang bertipe long
void garis ()
menyebutkan peranan tanpa ada nilai balik

Pernyataan return dipakai untuk memberi nilai balik peranan. Dalam peranan di atas bermakna nilai kuadrat dari alasant. Peranan dengan pernyataan void tidak memberi nilai balik. Umumnya tidak disudahi pernyataan return. Type variabel dalam hubungannya dengan lingkup peranan ada tiga jenis yakni : variabel automatis, variabel eksternal serta variabel statis.

  • Variabel Lokal (automatis) : Variabel yang didefinisikan didalam peranan dimaksud variabel local. Variabel ini cuma di kenal dalam peranan itu. 
  • Variabel Global (Eksternal) : Variabel yang didefinisikan dibagian luar manapun dari peranan serta di kenal oleh semuanya peranan. Dimaksud juga variabel global, karna di kenal de semuanya peranan. 
  • Variabel Statis : Baik variabel local ataupun global bisa berperan jadi variabel statis lewat cara memberikan pada ke-2 variabel tersebtu pernyatan static. Lalu pada ke-2 variabel tersebtu berlaku hal seperti berikut : 

Bila variabel local berdiri jadi variabel statis jadi variabel tetaplah cuma bisa dibuka pada peranan yang mendefinisikannya, variabel tidak hilang waktu eksekusi peranan selesai. Nilainya juga akan tetaplah dipertahankan, hingga juga akan dikenali pada pemanggilan peranan untuk step selanjutnya.
Inisialisasi oleh pemrogram juga akan dikerjakan sekali saja sepanjang program digerakkan. Bila tak ada inisialisasi dengan eksplisit, variabel berisi 0.
Bila variabel eksternal jadikan jadi variabel statis, variabel ini bisa dibuka oleh semuanya file yang didefinisikan pada file yang sama juga dengan variabel eksternal itu.

Semoga Bermanfaat..... :>