Sarana Informasi Bidang Informatika.

Natural Language Processing / NLP

Kali ini kita akan membahas Natural Language Processing yang berkaitan Kecerdasa Buatan / AI, okeh langsung aja ya :
Satu diantara langkah manusia berekspresi serta mengemukakan info yaitu dengan memakai bhs yang di sampaikan lewat media nada maupun tulisan. Bhs yang dipakai keseharian ini dikatakan sebagai bhs natural. Bila bhs natural jadi pembawa info ini bisa dipahami oleh satu computer yang disebut alat komputasi jadi banyak info yng bisa disimpan, diinterpretasikan, atau dirangkum jadi info baru yang lebih bermanfaat. Merampungkan problem itu adalah pekerjaan di bagian Natural Language Processing, Computasional Linguistic, serta Speech recognition And Speech Synthesis yang persamaannya dikatakan sebagai Speech And Language Processing JUR00

Naural Language Processing (NLP) sendiri yaitu disiplin pengetahuan yang terdapat di antara pengetahuan computer serta linguistic terutama bagian kecerdasan buatan atau system cerdas (Artificial Intelegencia). Disiplin pengetahuan ini pelajari bagaimana mengolah bhs natural yang umum dipakai oleh manusia. Bagian itu dibagi jadi 2 yakni Natural Language Understanding serta Generation WAL85.
Aplikasi dari Natural Language Understanding ini diantaranya seperti Speech Recognation, Information Retrieval Sistem, atau User Interface Sistem dengan NLP, sesaat Natural language Generation aplikasinya sepeti Text-to-speech Sistem dan sebagainya.
Banyak gosip yang bisa dipecahkan tentang bhs natural karna bhs natural begitu berbentuk ambigu. Beberapa masalah yang ada pada bhs natural diantaranya :
  1. Masalah susunan kalimat mirip contoh kalimat “Saya lihat seorang dibukit dengan teleskop”, di mana kalimat itu juga akan mempunyai banyak makna yang berlainan.
  2. Masalah pertunjukan pronomina serta anafora seperti pada kalimat “Saya takut adik bayi jadi sakit karna susu, jadi saya merebusnya dahulu. ”, di mana kata imbuhan/anafora ‘nya’ dapat mengacu ke adik atau susu. Perlakuan problem ini dimaksud Coreference Resoloution.
  3. Masalah word sense ambiguity seperti pada kalimat “Kita juga akan berjumpa di kali yang berlainan”, di mana kata ‘kali’ mempunyai dua makna yakni saat serta sungai.
  4. Masalah pemakaian style bhs serta idiom, seperti pada kalimat “Tanaman menelan keseluruhnya pagar”.
Sebagai perhatian bagian NLP yaitu bebrapa sisi linguistic yang membuat satu bhs diantaranya seperti fonologi, sintaks atau susunan, morfologi. Semantic serta pragmatik. Keterangan semasing sisi linguistic itu yaitu seperti berikut :
  • Fonologi yaitu satu studio tentang nada yang dibuat oleh satu bhs natural. Di sini dikerjakan pekerjaan yang spesial mengatasi bhs natural yang berupa nada, baik jadi input untuk diolah lalu ataupun untuk hasilkan kembali bhs natural berbentuk nada.
  • Morfologi yaitu satu studi mengenai ketentuan bagaimana satu kalimat terjadi. Perubahan bentuk kata juga akan memengaruhi susunan serta semantic kalimat. Dalam sisi ini juga akan didapat bentuk basic dari kata dalam kalimat, hingga peranan dari kata dalam kalimat juga akan tampak terang. Bentuk itu lalu juga akan jadi input di bagian setelah itu yakni sintaks atau susunan. Dalam makalah ini tidak mengatasi sisi morfologi hingga ada beragam problem yang bisa diliat pada subbab mengenai Lexical Semantic
  • Sintaks atau Susunan yaitu susunan dengan tata bhs dari satu kalimat serta rekanan resmi antar kata. Untuk memperoleh susunan dari satu kalimat dikerjakan sistem parsing.
  • Semantic yaitu satu studi mengenai makna atau arti dari satu penyampaian linguistic. Pekerjaan pada bagian ini begitu erat hubungannya dengan sisi terlebih dulu yakni sisi sintaks serta susunan, karna representasi semantic dari satu kalimat implicit ada pada susunan sintaksis dari kalimat itu. Penuturannya bisa diliat pada subbab selanjutnya.
  • Pragmatic yaitu satu studi yang pelajari rekanan pada bhs serta konteks pemakaiannya.